Distributor Obat | Jual Obat | Jual Obat Murah

Farizol 500mg

Box@10strip@10tablet

FARIZOL KAPLET
 

KOMPOSISI :

Setiap kaplet mengandung Metronidazole 500 mg.

FARMAKOLOGI :

Trikomoniasida, anerobisida. Disposisi Metronidazole dalam tubuh daiam bentuk oral dan injeksi intravenus adalah sama, dengan eliminasi waktu rata-rata pada manusia sehat adalah 8 jam. Metronidazole dapat dideteksi di dalam cairan cerebro spinal, saliva dan air susu dengan konsentrasi sama dengan yang terdapat di dalam plasma. Konsentrasi bakterisidal Metronidazole juga terdeteksi di dalam nanah dari abses hepatik.

INDIKASI :

* Urethritis dan vaginitis yang disebabkan Trichomonas vaginalis
* Amoebiasis (intestinal dan hepatic amoebiasis)
* Pencegahan infeksi anaerob paska operasi
* Giardiasis yang disebabkan oleh Giardia lambiiasis.

 

 

DOSIS :

Dianjurkan diminum pada waktu makan atau sesudah makan Amoebiasis:

* Dewasa, intestinal amoebiasis: 750 mg 3 kali sehari selama 5-10 hart.

* Dewasa hepatic amoebiasis: 750 mg 3 kali sehari selama 5-10 hari.
* Anak: 35-50 mg/kg BB sehari dibagi dalam 3 dosis selama 10 hari. Trichomomiasis:

Untuk mencegah reinfeksi, suami atau istri dari penderita diberi dosis yang sama
* Dewasa : 2 gram dalam dosis tunggal selama 1 hari atau dalam dosis terbagi 500 mg 2 kali sehari atau 250 mg 3 kali sehari selama 7 hari berturut-turut
* Anak: 15 mg/kg BB sehari dalam dosis terbagi 3 selama 7-10 hari. Giardiasis:
* Dewasa : 250 mg-500 mg, 3 kali sehari selama 5-7 hari atau 2 gram sehari dalam dosis tunggal selama 3 hari.
* Anak: 5 mg/kg BB 3 kali sehari selama 5-7 hari.

Infeksi bakteri anaerobic: Untuk infeksi yang serius, Metronidazole i.v diberikan pada awal pengobatan.
* Dewasa : 7,5 mg/kg setiap 6 jam (1500 mg untuk dewasa dengan berat badan 70 kg) maksimal 4 gram sehari selama 7-10 hari.


PERINGATAN DAN PERHATIAN :

* Hati-hati bila digunakan pada ; wanita menyusui karena Metronidazole dapat dieksresi melalui AS!, trimester kedua dan ketiga kehamilan karena Metronidazole dapat melewafi sawar plasenta.

* Hati-hati penggunaan pada penderita penyakit susunan saraf pusat. Gangguan pada susunan saraf pusat telah dilap
orkan pada beberapa kasus tetapi akan hilang bila pengobatan dihentikan atau dosis diturunkan.

* Minuman beralkohol yang diminum selama pengobatan dengan Metronidazole dapat menimbulkan gejala kram pada abdomen, mual, muntah, sakit kepala, flushing.

* Pada pemakaian jangka panjang dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan darah.

* Pada penderita penyakit hati, dosis pemberian harus diturunkan dan obat diberikan dengan hati-hati.

* Keamanan dan efektifitas penggunaan pada anak-anak belum diketahui dengan pasti, kecuali pada amoebiasis


EFEK SAMPING :

* Kadang-kadang timbul rasa mual, anoreksia, nyeri pada epigastrium.
* Efek samping serius yang dilaporkan : Convulsive seizure dan neuropati perifer.
* Rasa tidak enak dimulut, furred tongue, mual, muntah atau gangguan pada saluran cerna sering dilaporkan.
* Urtikaria, kemerahan pada kulit, pruritus, angiodema dan anafiiaksi yang jarang dilaporkan, pernah terjadi.
* Mengantuk, pusing, sakit kepaia, ataksia dan urin berwama gelap (karena metabolit Metronidazole) pemah dilaporkan meskipun jarang.
* Lekopeni ringan yang reversibel pernah dilaporkan pada beberapa pasien.

KONTRA INDIKASI:

* Penderita yang diketahui hipersensitif terhadap Metronidazole atau derivat nitroimidazole lainnya.
* Trimester pertama kehamilan.

INTERAKSI OBAT :

* Metronidazole sebaiknya diberikan tersendiri. Bila dikombinasi dengan antibiotik, kedua-duanya harus diberikan dosis penuh untuk terapi normal.
* Sebelum digunakan bersama dengan warfarin dan antikoagulan kumarin harus dipertimbangkan terlebih dahulu kemungkinan terjadinya perpanjangan prothrombin time dan bila memungkinkan dosis antikoagulan dikurangi.
* Cimetidine memperpanjang klirens plasma Metronidazole sehingga terjadi kadar toksik Metronidazole.
* Telah dilaporkan reaksi psikotik pada peminum alkohol yang diberi Metronidazole dan disulfiram bersama-sama.

OVERDOSIS :

Dosis oral tunggal sampai dengan 15 gram dapat menimbulkan gejala ; overdosis seperti nausea, vomitting dan ataksia.
Penanganan overdosis : dapat berupa terapi penunjang atau terapi untuk menghilangkan gejala-gejala

CARA PENYIMPANAN :

Simpan pada suhu kamar (25 – 30°C) dalam wadah tertutup rapat dan hindarkan dari cahaya matahari.

KEMASAN

Dus. 10 strip @ 10 kaplet
No.Reg.DKL9509205404B1


HARUS DENGAN RESEP DOKTER

PABRIK :

PT. IFARS

17.000 IDR Buy Now